Polres Mojokerto Kota Latih 70 Driver Ojol PPGD, Bekali Nyawa di Jalan Raya


Mojokerto- Satlantas Polres Mojokerto Kota membekali 70 pengemudi ojek online dengan keterampilan Pertolongan Pertama Gawat Darurat dalam pelatihan bertajuk "Ojek Online Level Up, Garda Terdepan Penyelamat di Jalan" di Aula Rupatama Polres Mojokerto Kota pada Kamis (27/8). Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini dibuka langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto dan menggandeng Dinas Kesehatan Kota Mojokerto serta Jasa Raharja sebagai mitra strategis.


AKBP Herdiawan Arifianto menjelaskan bahwa program ini merupakan respons atas masukan para pengemudi ojol yang sering kali menjadi saksi pertama kecelakaan di jalan raya namun tidak berani menolong karena takut salah tindakan. Menurut data medis, tingkat fatalitas korban sering kali diperparah oleh kesalahan penanganan pertama di tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh orang awam tanpa pengetahuan medis yang memadai.


"Teman-teman ojol sebenarnya sangat responsif, tetapi banyak yang tidak berani menolong karena takut salah tindakan. Lewat pelatihan bersama tim Dinkes yang dipimpin dr. Wahyu ini, kami harap mereka memiliki pengetahuan medis dasar yang benar," ujar AKBP Herdiawan. Pelatihan ini diharapkan mampu mengubah rasa takut menjadi keberanian yang dilandasi ilmu pengetahuan yang tepat.


Selain kemampuan PPGD, Kapolres Mojokerto Kota juga mengajak komunitas ojol untuk tidak ragu membantu Polisi dalam proses hukum, seperti memberikan informasi valid atau bersedia menjadi saksi peristiwa kecelakaan yang mereka temui di lapangan. Apresiasi tinggi datang dari para pelaku ojol yang mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan praktis yang langsung dapat diaplikasikan di jalan raya.


Maulana, salah satu koordinator komunitas, mengakui pentingnya materi praktik yang diberikan untuk menambah kesiapan mereka di lapangan. "Kami berterima kasih dan berharap ada pelatihan lanjutan. Di jalanan kami bisa menemui situasi apa saja, bahkan yang lebih parah," kata Maulana dengan penuh harap. Hal serupa diungkapkan Margono, koordinator ojol Shopee, yang berharap kegiatan edukasi ini bisa berjalan secara berkelanjutan demi menambah pengalaman taktis para pengemudi.


Melalui sinergi lintas instansi antara Polres Mojokerto Kota, Dinkes, dan Jasa Raharja, profesi ojol diharapkan tidak hanya menjadi pelopor tertib lalu lintas tetapi juga garda terdepan penyelamat jiwa. Dengan bekal keterampilan PPGD, para driver ojol kini siap menjadi pahlawan di jalan raya yang mampu menekan angka fatalitas korban kecelakaan sebelum tim medis tiba di lokasi. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar