Ponorogo- Jajaran Polres Ponorogo Polda Jawa Timur menggelar razia gabungan berskala besar yang menyasar sejumlah tempat hiburan malam di kawasan perkotaan Ponorogo pada akhir pekan lalu sebagai langkah preventif memberantas peredaran narkotika. Operasi yang merupakan bagian dari rangkaian penegakan hukum Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026 ini difokuskan pada pemeriksaan identitas, barang bawaan, serta deteksi dini penggunaan zat terlarang di kalangan pengunjung dan pekerja THM.
Kabagops Polres Ponorogo Kompol Edi Suyono menegaskan bahwa tempat hiburan malam menjadi salah satu titik fokus pengawasan untuk memastikan tidak ada ruang bagi peredaran barang haram di wilayah Ponorogo. Petugas gabungan menyisir satu per satu room karaoke, pub, dan tempat ketangkasan, memeriksa para pengunjung serta pemandu lagu dengan prosedur yang ketat dan profesional.
Kasatresnarkoba Polres Ponorogo AKP Eka Supriyadi menjelaskan bahwa selain memeriksa barang bawaan, pihaknya juga melakukan tes urine secara acak di lokasi untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan obat terlarang di antara pengunjung malam itu. Dari hasil pemeriksaan intensif terhadap puluhan orang, petugas berhasil memeriksa 19 orang yang terdiri dari pengunjung dan pekerja THM dengan hasil seluruhnya negatif atau tidak terindikasi memakai narkotika.
Meskipun tidak ditemukan pelanggaran signifikan dalam razia kali ini, AKP Eka menegaskan bahwa Polres Ponorogo tidak akan mengendurkan pengawasan dan berkomitmen untuk terus menggelar operasi serupa secara acak dan berkala. Ia menyatakan bahwa Operasi Tumpas Semeru 2026 ini juga menyasar peredaran gelap narkoba, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.
Selain melakukan penindakan, petugas di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada pengelola THM agar memperketat pengawasan internal terhadap karyawan dan pengunjungnya. Masyarakat juga diminta untuk segera melapor ke call center 110 bebas pulsa jika menemukan pengunjung yang membawa atau mengonsumsi narkoba di dalam area hiburan.
AKP Eka menutup dengan pernyataan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting demi mewujudkan wilayah Ponorogo yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba. Dengan sinergi antara kepolisian, pengelola THM, dan masyarakat, peredaran narkotika diharapkan dapat dicegah sejak dini sebelum merusak generasi muda dan lingkungan sekitar. (Avs)

0 Komentar