Saat azan maghrib berkumandang di Alun-Alun Nganjuk, Minggu, 8 Maret 2026, lebih dari 10 ribu warga serentak menyantap hidangan berbuka puasa. Suasana khidmat dan kebersamaan begitu terasa dalam acara yang digelar Forkopimda Kabupaten Nganjuk tersebut. Namun, di balik kehangatan itu, puluhan personel kepolisian bergerak sigap memastikan setiap sudut aman dari potensi gangguan.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa pengamanan acara ini telah dipersiapkan jauh-jauh hari. "Kami tidak hanya mengamankan jalannya acara, tapi juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kemacetan parah atau aksi kriminalitas di tengah kerumunan," jelasnya. Rekayasa lalu lintas pun diterapkan di sekitar Pendopo Kabupaten dan Alun-Alun untuk menjaga kelancaran akses warga.
Personel gabungan diterjunkan di titik-titik rawan, termasuk area parkir dan pintu masuk utama. Mereka tak hanya bertugas mengatur manusia, tetapi juga memberikan imbauan keamanan secara humanis. Menariknya, kehadiran polisi di tengah warga justru menciptakan suasana yang lebih hangat, karena aparat terlibat dialog langsung dan membantu warga yang membutuhkan arahan.
Hasilnya, kegiatan buka bersama yang dihadiri ribuan warga itu berlangsung tanpa hambatan berarti. Masyarakat pun mengapresiasi langkah proaktif Polres Nganjuk yang memastikan kenyamanan mereka. Kapolres berharap momentum kebersamaan ini dapat terus terjaga, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata sinergi antara polisi dan masyarakat. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar