Magetan- Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini terasa istimewa bagi Bu Tiyem, warga Desa Purwosari, karena warung UMKM miliknya yang sederhana kini berubah drastis berkat ulah tangan Polres Magetan yang melakukan renovasi total. Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap pelaku usaha mikro agar memiliki tempat usaha yang lebih layak dan nyaman bagi pelanggan. Tidak hanya renovasi fisik berupa pengecatan, perbaikan bangunan, dan penataan area, tetapi Polres Magetan juga memberikan bantuan modal usaha untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan UMKM Bu Tiyem ke depan.
Magetan- Kapolres Erik menekankan bahwa Hari Bhayangkara bukanlah sekadar momentum untuk berbenah di internal institusi, tetapi juga kesempatan emas untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Renovasi warung Bu Tiyem dipilih sebagai sasaran karena usaha mikro seperti ini adalah nadi ekonomi desa yang seringkali terabaikan, padahal memiliki potensi besar untuk berkembang jika mendapat dukungan yang tepat. Dengan bangunan yang lebih bersih dan area usaha yang tertata rapi, warung Bu Tiyem diharapkan mampu bersaing dengan tempat usaha lain dan menjadi favorit baru bagi warga sekitar yang ingin membeli kebutuhan sehari-hari.
Magetan- Bu Tiyem, yang sehari-hari mengelola warung dengan penuh kesederhanaan, mengaku sangat terharu dan tidak menyangka bahwa Polres Magetan akan peduli pada warungnya. Dalam sambutannya yang penuh haru, ia mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Kapolres dan seluruh petugas yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk merenovasi warungnya. Bantuan modal usaha yang diberikan juga menjadi dorongan besar baginya untuk terus semangat berjualan dan mengembangkan usahanya agar lebih maju dan mandiri di masa mendatang.
Magetan- Melalui program bakti sosial ini, Polres Magetan berharap dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk saling peduli dan membantu sesama, terutama dalam mengembangkan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Polri ingin membuktikan bahwa kehadirannya selalu dirasakan manfaatnya, tidak hanya dalam hal keamanan tetapi juga dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi di tingkat desa.(Avs)

0 Komentar