Nganjuk- Matahari pagi belum sepenuhnya naik ketika Aiptu Suyanto tiba di lahan pertanian Desa Senjayan, menyambut para petani yang sudah mulai membersihkan gulma di sekitar tanaman sawi putih. Kehadiran Bhabinkamtibmas ini bukan untuk mengawasi, melainkan untuk turun tangan memahami secara langsung denyut nadi pertanian yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat. Arahan dari Kapolres Nganjuk untuk mendukung program ketahanan pangan nasional diterjemahkan dengan cara yang paling membumi: berbincang, mendengar, dan belajar.
Nganjuk- Dalam perbincangan itu, Aiptu Suyanto menyoroti pentingnya perawatan rutin dan pengendalian hama terpadu agar tanaman sawi putih dapat tumbuh optimal tanpa ketergantungan berlebihan pada pestisida kimia. Para petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat tampak antusias berbagi pengalaman tentang varietas benih unggul dan teknik pengairan bergilir yang mereka terapkan. Dari sinilah muncul ide untuk membuat jadwal monitoring bersama antara Bhabinkamtibmas dan petani setiap sepuluh hari sekali, guna memastikan setiap fase pertumbuhan tanaman terpantau dengan baik.
Nganjuk- Kapolsek Gondang AKP Sugino menambahkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan konsistensi dan keterlibatan semua pihak, tidak hanya saat tanam tetapi juga sampai masa panen dan pasca panen. Pihaknya menjanjikan dukungan fasilitasi jika kelompok tani membutuhkan akses ke penyuluh pertanian atau bantuan teknis lainnya yang dapat meningkatkan produktivitas lahan. Inilah bentuk pendekatan preemtif yang tidak pernah diajarkan di akademi kepolisian, tetapi justru paling efektif dalam membangun kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.
Nganjuk- Ketika para petani akhirnya pamit untuk melanjutkan aktivitas menyiram dan memupuk, wajah mereka tampak lebih cerah dari sebelumnya, bukan hanya karena semangat baru, tetapi juga karena ada kepastian bahwa mereka tidak sendiri. Sawi putih yang tumbuh subur di lahan itu kelak akan menjadi bagian dari rantai pangan nasional, dan setiap helai daunnya menyimpan pesan bahwa keamanan sejati dimulai dari ketersediaan pangan yang cukup. Senjayan telah membuktikan, ketahanan bukan sekadar kata, melainkan kerja nyata di bawah terik matahari.(Avs)

0 Komentar