Bogor- Tim Terjun Payung Polri yang memperkuat Tim Nasional Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026. Satu medali emas dan dua medali perak berhasil dibawa pulang dari kejuaraan bergengsi tersebut. Capaian ini sekaligus membuktikan kontribusi Persatuan Terjun Payung (PTP) Polri dalam pembinaan atlet tingkat Asia. Nama Merah Putih pun kembali berkibar di kancah olahraga dirgantara internasional.
Kejuaraan berlangsung pada 17 hingga 20 September 2026 di Gedung Soemardhi Simulator Terjun Payung, Wind Tunnel Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang ini merupakan FAI Category 1 dan menjadi salah satu kejuaraan tertinggi olahraga dirgantara di dunia. Indonesia sebelumnya dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan FAI pada 1991 dan 1996. Kini, kepercayaan itu kembali datang berkat dukungan Wind Tunnel Korbrimob Polri yang memenuhi standar internasional FAI.
Ketua Komite Terjun Payung PB FASI Irvan Zuladry menilai kejuaraan FAI ini memiliki arti penting bagi Indonesia. Dalam konteks prestasi olahraga, ia mengibaratkannya dengan cabang olahraga pada Asian Games. Bedanya, Asian Games merupakan multi-event, sedangkan kejuaraan FAI merupakan single-event. Menurutnya, capaian tahun ini meningkat dibandingkan 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2024 di Makau yang hanya menghasilkan satu perak dan satu perunggu.
Medali emas diraih pada nomor 4 Way Formation Skydiving Open setelah Tim Indonesia mengungguli Tim China yang sebelumnya dikenal sebagai juara dunia. Sementara dua medali perak dipersembahkan dari nomor 4 Way Formation Skydiving Female dan 4 Way Vertical Formation Skydiving. Para atlet yang bertanding merupakan personel Polri yang tergabung dalam Tim Nasional Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim, pelatih, dan official yang mendampingi.
Irvan menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus melakukan continuous improvement. Peningkatan program latihan akan dilakukan lebih intensif, termasuk mendatangkan pelatih berprestasi dunia. Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolri, PTP Polri, dan Korbrimob Polri dalam penyelenggaraan serta pembinaan atlet. "Kami berkolaborasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga indoor skydiving," ungkapnya. Selain kejuaraan FAI, Indonesia juga menyelenggarakan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II Tahun 2026 yang diikuti 382 peserta dalam 156 tim. (Avs)
Kejuaraan berlangsung pada 17 hingga 20 September 2026 di Gedung Soemardhi Simulator Terjun Payung, Wind Tunnel Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang ini merupakan FAI Category 1 dan menjadi salah satu kejuaraan tertinggi olahraga dirgantara di dunia. Indonesia sebelumnya dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan FAI pada 1991 dan 1996. Kini, kepercayaan itu kembali datang berkat dukungan Wind Tunnel Korbrimob Polri yang memenuhi standar internasional FAI.
Ketua Komite Terjun Payung PB FASI Irvan Zuladry menilai kejuaraan FAI ini memiliki arti penting bagi Indonesia. Dalam konteks prestasi olahraga, ia mengibaratkannya dengan cabang olahraga pada Asian Games. Bedanya, Asian Games merupakan multi-event, sedangkan kejuaraan FAI merupakan single-event. Menurutnya, capaian tahun ini meningkat dibandingkan 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2024 di Makau yang hanya menghasilkan satu perak dan satu perunggu.
Medali emas diraih pada nomor 4 Way Formation Skydiving Open setelah Tim Indonesia mengungguli Tim China yang sebelumnya dikenal sebagai juara dunia. Sementara dua medali perak dipersembahkan dari nomor 4 Way Formation Skydiving Female dan 4 Way Vertical Formation Skydiving. Para atlet yang bertanding merupakan personel Polri yang tergabung dalam Tim Nasional Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim, pelatih, dan official yang mendampingi.
Irvan menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus melakukan continuous improvement. Peningkatan program latihan akan dilakukan lebih intensif, termasuk mendatangkan pelatih berprestasi dunia. Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolri, PTP Polri, dan Korbrimob Polri dalam penyelenggaraan serta pembinaan atlet. "Kami berkolaborasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga indoor skydiving," ungkapnya. Selain kejuaraan FAI, Indonesia juga menyelenggarakan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II Tahun 2026 yang diikuti 382 peserta dalam 156 tim. (Avs)
0 Komentar